Apa Itu Bahasa Konotatif Dan Denotatif Video referensi
Dalam ilmu bahasa, terdapat dua jenis makna, yaitu makna denotatif dan makna konotatif. Makna denotatif adalah makna yang sebenarnya, yang sesuai dengan apa yang dilambangkan oleh kata atau kalimat tersebut. Sementara itu, makna konotatif adalah makna tambahan yang tidak secara langsung ditunjukkan oleh kata atau kalimat tersebut.
* Makna yang sebenarnya
* Sesuai dengan apa yang dilambangkan oleh kata atau kalimat tersebut
* Makna tambahan
* Tidak secara langsung ditunjukkan oleh kata atau kalimat tersebut
Berikut adalah tabel yang menunjukkan perbedaan makna denotatif dan konotatif:
| Kriteria | Makna denotatif | Makna konotatif |
|—|—|—|
| Sifat | Langsung | Tidak langsung |
| Sumber | Referensi eksternal | Referensi internal |
| Contoh | Meja: benda untuk meletakkan barang-barang | Meja: simbol kekuasaan atau kekayaan |
Makna denotatif dan konotatif memiliki fungsi yang berbeda-beda. Makna denotatif berfungsi untuk memberikan informasi yang jelas dan objektif. Sementara itu, makna konotatif berfungsi untuk memperkaya makna suatu kata atau kalimat, serta untuk menimbulkan efek tertentu pada pendengar atau pembaca.
Berikut adalah contoh kalimat denotatif dan konotatif:
* Rumah itu luasnya 250 meter persegi.
* Ada seribu orang yang menghadiri pertemuan itu.
* Rumah itu luas sekali.
* Dia adalah seorang pria yang gagah.
Makna denotatif dan konotatif adalah dua jenis makna yang penting dalam bahasa. Makna denotatif berfungsi untuk memberikan informasi yang jelas dan objektif, sedangkan makna konotatif berfungsi untuk memperkaya makna suatu kata atau kalimat, serta untuk menimbulkan efek tertentu pada pendengar atau pembaca.

Belum ada tanggapan untuk "Apa Itu Bahasa Konotatif Dan Denotatif"
Posting Komentar