* Tema
* Tokoh dan Penokohan
* Latar
* Alur dan Plot
* Sudut Pandang
* Amanat
* Gaya Bahasa
* Biografi Penulis
* Kondisi Sosial dan Budaya
* Nilai-Nilai yang Diterapkan
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra dari dalam, yang secara langsung berhubungan dengan karya sastra itu sendiri. Unsur intrinsik novel sejarah terdiri dari:
Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang membangun karya sastra dari luar, yang tidak secara langsung berhubungan dengan karya sastra itu sendiri. Unsur ekstrinsik novel sejarah terdiri dari:
Berikut adalah contoh analisis novel sejarah:
* Soeraja: Pengusaha kretek yang sukses
* Jeng Yah: Istri Soeraja yang hilang
* Tegar, Karim, dan Lebas: Anak-anak Soeraja
* Kota M (Semarang)
* Kudus
* Jakarta
* Periode penjajahan Belanda hingga kemerdekaan
* Novel ini mengisahkan tentang pencarian Tegar, Karim, dan Lebas terhadap sosok Jeng Yah, ibu mereka yang hilang. Dalam perjalanannya, mereka mengetahui kisah cinta ayah mereka, Soeraja, dengan Jeng Yah, yang ternyata adalah pemilik pabrik kretek lokal yang terkenal.
* Orang ketiga serba tahu
* Cinta dan keluarga dapat mengatasi segala rintangan.
* Perjuangan untuk meraih cita-cita dapat mendatangkan kebahagiaan.
* Menggunakan bahasa yang formal dan bahasa yang menggambarkan suasana pada masa penjajahan Belanda.
Analisis novel sejarah dapat dilakukan dengan mengkaji unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel tersebut. Dengan menganalisis novel sejarah, kita dapat memahami lebih dalam tentang peristiwa sejarah yang diangkat dalam cerita, serta pandangan pengarang terhadap peristiwa tersebut.

Belum ada tanggapan untuk "Contoh Analisis Novel Sejarah"
Posting Komentar